Tulisan Istimewa

Prakata


Bismillahi al-Rahman al Rahim. Alhamdulillah Rabbil Alamin
Al-shalatu wa al-salaamu’ala Sayyidin Muhammadin wa’ala alihi wa sahbihi ajma’i

Taufik Hendratmoko Blog’s adalah blog yang berisi memoar rihlah dan ukhuwah ilmiah saya sebagai aktivis dan pendidik.

Semoga dengan adanya blog ini menjadi ruang untuk berbagi dan belajar teruntuk kita semua.

Puji syukur tak terhingga kepada Allah SWT yang memberikan berbagai anugerah dan kebaikan, termasuk para guru, keluarga, sanak saudara, sahabat, dan murid yang membahagiakan hidup di dunia yang fana ini. Semoga diri ini dan mereka semua akan terus diberkati dan mencapai kebahagian hakiki di akhirat nanti.

Wassalam
Taufik Hendratmoko


Review Buku A History of Modern Psychology

sejarah-psikologi-modernJudul Buku: A History of Modern Psychology
Penulis: Duane P. Schultz & Sydney Ellen Schultz
Penerbit: Nusa Media
Cetakan: II, September 2015
Tebal: 700 halaman

Tidak lengkap rasanya mempelajari suatu keilmuan tanpa belajar akan sejarah perkembangannya. Era sekarang, apapun profesi Anda akan sangat sulit melepaskan diri dari Ilmu Psikologi Barat yang mulai berkembang sejak tahun 1879 ini. Buku ini mencoba menyajikan biografi dan pemikiran tokoh-tokoh psikologi, beserta aliran-aliran dalam psikologi secara runut.

Bagi seorang mahasiswa calon guru, para guru, dosen, maupun para pelatih dibidang pendidikan dan pembelajaran sangat penting untuk membaca buku ini. Karena dengan mengetahui asal-usul psikologi dan mempelajari perkembangannya kita dapat mengetahui secara holistik dan radikal hakikat psikologi barat sekarang.

Baca lebih lanjut

iMulok sebagai Gerakan Semesta Bidang Pendidikan

Dimuat di Koran Seputar Ponorogo Edisi 206: 21-27 Juli 2016

Oleh Taufik Hendratmoko*

Pendidikan merupakan sebuah pilar masa depan suatu Bangsa. Kegagalan merencanakan dan mengelolanya sama dengan merencanakan kegagalan melahiran anak-anak Bangsa yang unggul. Maka dari itu menjadi penting konsep pendidikan dimaknai sebagai gerakan semesta, artinya pendidikan dipandang sebagai ihktiar kolektif seluruh komponen bangsa. Bagaimana ikhtiar ini dilaksanakan? Dalam tulisan ini akan dipaparkan salah satu ikhtiar dari gerakan semesta tersebut.

Muasal Konsep Pendidikan sebagai Gerakan Semesta
Konsep pendidikan sebagai gerakan semesta mulai diperkenalkan secara resmi pada Hari Pendidikan Nasional tahun 2015 lalu. Dalam pidatonya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, yaitu Anies Baswedan mengajak untuk menjadikan pendidikan sebagai gerakan semesta, yaitu gerakan yang melibatkan seluruh elemen bangsa. Dimana masyarakat merasa memiliki, pemerintah memfasilitasi, dunia bisnis peduli dan ormas/LSM mengorganisasi.

Baca lebih lanjut

Ebook Seluk Beluk Teknologi Pendidikan

UntitledSINOPSIS

Buku ini adalah hasil percakapan pribadi penulis dengan Philip Rekdale, seorang pejuang pendidikan di Indonesia asal Australia yang menggunakan pendekatan keilmuan teknologi pendidikan.

Muasal percakapan ini, berawal dari kegalauan penulis mengenai peran Teknologi Pendidikan dalam dunia pendidikan di awal-awal kuliah.

Kegalauan penulis ketika masa itu akibat tidak memperoleh jawaban yang memuaskan di kelas perkuliahan. Yang ada malah dianggap aneh dan bahan tertawaan. Akhirnya penulis mencari orang-orang yang penulis anggap cakap dalam bidang teknologi pendidikan atau setidaknya berkecimpung dalam bidang tersebut.

Baca lebih lanjut

The Role Of ICT In Lifelong Education For All

THE ROLE OF ICT IN LIFELONG EDUCATION FOR ALL*
(Peranan TIK dalam pendidikan sepanjang hayat untuk semua orang)

PENDAHULUAN
United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) adalah merupakan organisasi internasional di bawah PPB yang mengurusi segala hal yang berhubungan dengan pendidikan, sains, dan kebudayaan dalam rangka meningkatkan rasa saling menghormati yang berlandaskan pada keadilan, peraturan hukum, dan HAM. UNESCO didirikan pada tanggal 4 November 1946, di kota Paris-Perancis. Tugas utamanya adalah memajukan kerja sama antarbangsa di bidang pendidikan, sains, dan kebudayaan tersebut. Sekarang ini, UNESCO beranggotakan 191 negara (termasuk Indonesia) dan bermarkas besar di Unesco House, Place de Fontenoy, Paris de, France. Sedangkan, perwakilan di wilayah Asia Pasifik berada di Bangkok, Thailand yang mana sudah berdiri sejak tahun 1961.

AGENDA PROGRAM UNESCO
Salah satu agenda program yang dilaksanakan oleh UNESCO adalah Education for All (EFA). Pada intinya program EFA ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan yang baik bagi anak-anak dan remaja. Selama 15 tahun program ini dilaksanakan di negara-negara yang tergabung dalam program ini (termasuk indonesia) telah berusaha keras untuk mewujudkan cita-cita EFA yaitu menciptakan kesempatan pendidikan bagi semua orang di dunia tanpa melihat status, ras, agama, dan golongan.

Baca lebih lanjut

Mengajar Anak Generasi G

Dimuat di Koran Seputar Ponorogo Edisi 11-17 Januari 2016

Oleh: Taufik Hendratmoko*

Anak-anak generasi sekarang bisa disebut anak generasi G (gadget), karena mereka telah menghabiskan begitu banyak waktunya dengan gadget. Berbagai jenis perangkat gadget mulai dari smartphone, tablet, notebook dan lain sebagainya telah menjadi suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dalam keseharian para generasi G ini. Kemudian di antara para generasi G, ada beberapa yang mampu memanfaatkan perangkat gadget mereka untuk hal-hal positif, namun ada beberapa lainnya juga cenderung menggunakannya ke hal-hal yang negatif.

Tidak dapat dipungkiri teknologi ibarat pisau bermata dua, di satu sisi bisa memberi manfaat namun di sisi lain juga bisa mendatangkan keburukan. Bagaimana sekiranya para guru mengajar para anak-anak generasi G sesuai karakteristik mereka?

Baca lebih lanjut

Review Buku Penelitian Tindakan Kelas: Filosofis, Metodologi, Implementasi

?Judul Buku: Penelitian Tindakan Kelas: Filosofis, Metodologi, Implementasi
Penulis: Sa’dun Akbar
Penerbit: Cipta Media
Cetakan: IV, Nopember 2010
Tebal: 132 halaman

Bagi seorang mahasiswa calon guru, para guru, dosen, maupun para pelatih dibidang pendidikan dan pembelajaran sangat penting untuk mempunyai kemampuan meningkatkan kualitas dan memecahkan masalah-masalah pembelajaran yang terjadi di kelas. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan sebuah metodologi penelitian yang mendesak dan penting untuk dikuasai bagi para professional di bidang pendidikan. Hal ini karena PTK sifatnya yang tidak hanya menemukan masalah tetapi juga memecahkan akan masalah tersebut.

Penulis yang berlatar belakang sebagai pakar di bidang penelitian pendidikan, membuat buku ini memiliki sajian dan kedalaman bahasan yang unik dan menarik. Berbagai pertanyaan yang sering muncul seputar dunia Penelitian Tindakan Kelas (PTK), seperti: Kapan PTK diakhiri? Dari berbagai model yang ada, model mana yang paling tepat? Dijawab secara lugas dalam buku ini. Sebagai contoh pertanyaan Kapan PTK diakhiri? Menurut penulis buku ini, PTK diakhiri kalau permasalahan penelitian sudah terpecahkan dan tujuan penelitian sudah tercapai atau kalau indikator ketercapaian tujuan penelitian sudah terpenuhi dalam minimal dua siklus. (Hal.35).

Baca lebih lanjut

Review Buku Metode Penelitian Pendidikan & Pengembangan

metode penelitian penddkJudul Buku: Metode Penelitian Pendidikan & Pengembangan
Penulis: Punaji Setyosari
Penerbit: Kencana
Cetakan: IV, Agustus 2015
Tebal: 338 halaman
ISBN: 978-602-0895-01-7

Penulis yang berlatar belakang sebagai pakar di bidang Teknologi Pendidikan, membuat buku ini memiliki sajian dan kedalaman bahasan yang unik dan menarik. Isi bukunya sendiri dimulai dengan pembahasan 3 bab awal tentang pengetahuan dasar dalam dunia penelitian. Detailnya Bab 1 mengenai Pendahuluan, Bab 2 menyajikan makna Pengetahuan dan Pendekatan Ilmiah, dan Bab 3 Hakikat Penelitian Pendidikan.

Kemudian dilanjutkan 9 bab lainnya yang membahas detail dari langkah perlangkah di dalam melakukan sebuah penelitian. Detailnya Bab 4 tentang Identifikasi dan Rumusan Masalah, Bab 5 menyajikan hal yang berkaitan dengan Kajian Pustaka, Bab 6 mengungkapkan hal yang berkenaan dengan cara Merumuskan Hipotesis Penelitian, Bab 7 menyajikan hal yang berkaitan dengan bahasan tentang Mengidentifikasi Variabel Penelitian dan Pengukurannya, Bab 8 berkenaan dengan bahasan dengan bahasan tentang menetapkan Validitas: Internal dan Eksternal, Bab 9 membahas tentang Memilih Rancangan Penelitian, Bab 10 menyajikan paparan yang berkenaan dengan cara menentukan Populasi dan Sampel Penelitian, Bab 11 memaparkan tentang hal yang berkenaan dengan cara mengembangkan Instrumen Penelitian, dan Bab 12 menyajikan tentang menganalisis Data Penelitian.

Baca lebih lanjut